Koreksi Penerimaan Negara

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa pada Tahun Anggaran 2015 terdapat pemutakhiran referensi segmen Akun Penerimaan Kembali Belanja Tahun Anggaran Yang Lalu berdasarkanSurat Direktur Pengelolaan Kas Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nomor S-345/PB.3/2015 tanggal 14 Januari 2015 yang ditujukan kepada para Direksi Bank/Pos Persepsi di seluruh Indonesia, yakni untuk kode Akun sebagai berikut:

Akun Lama vs Baru

Namun demikian tidak semua Bank/Persepsi melakukan update referensi sebagaimana imbauan dalam surat tersebut. Demikian halnya dengan Satker selaku penyetor. Ternyata cukup banyak Satker yang pada isian Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP)-nya masih menggunakan kode Akun yang lama sehingga mengakibatkan terjadinya Suspend Akun.

Atas data Suspend tersebut Satker harus melakukan koreksi penerimaan negara sesuai dengan ketentuan dan format surat beserta lampiran sebagaimana datur dalam Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-16/PB/2014.

Satu hal penting yang membedakan koreksi penerimaan negara di era implementasi SPAN dengan era sebelumnya adalah adanya kewajiban Satker untuk mengirimkan Arsip Data Komputer (ADK) koreksi kepada KPPN.

Untuk mendapatkan ADK tersebut bisa dilakukan melalui dua cara:

  1. Menggunakan Aplikasi Konfirmasi dan Koreksi Penerimaan Negara (Aplikasi K2PN)

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Login ke dalam Aplikasi K2PN menggunakan user & password yang telah disediakan

Login K2PN

  • Pilih menu “DATA KOREKSI” kemudian klik “INPUT DATA KOREKSI”

Pilih Menu

  • Isikan data awal semua segmen yang akan dikoreksi. Jangan lupa pada isian “Data” pilih yang Original. Selain itu untuk jumlah rupiah pada baris data Original ini terlebih dahulu diisikan dengan tanda minus (-). Misal rupiah setoran yang akan dikoreksi sejumlah Rp 16.000.000,- maka di baris data Original untuk jumlah rupiahnya diisikan -16000000

Baris Original

  • Klik “Simpan”
  • Lakukan langkah yang sama untuk isian Data “Correction” dengan mengisikan segmen yang benar. Pada contoh sesuai gambar kita akan melakukan koreksi untuk kode Akun Suspend (yang semula tertulis 498111 menjadi kode Akun 423952). Yang perlu diingat, jumlah rupiah pada baris Correction harus bernilai positif. Jadi kalau rupiah yang akan dikoreksi tadi adalah Rp 16.000.000,- maka isikan 16000000

Baris Correction

  • Klik “Simpan”
  • Setelah direkam baris Data “Oroginal” dan “Correction” hasilnya adalah sebagai berikut:

Hasilnya

  • Klik “Keluar”
  • Jika tidak terdapat kekeliruan pengisian silakan cetak dan kirim. Caranya pada Menu “DATA KOREKSI” klik “CETAK DATA KOREKSI”

Cetak

  • Isikan kode Satker dan parameter data yang akan dikirim dan dicetak. Parameter bisa diisi berdasarkan NTPN atau berdasarkan tanggal dilakukannya perekaman pada Aplikasi K2PN (Ingat yaa! Tanggal perekeman di Aplikasi K2PN, bukan tanggal setoran atau tanggal SSBP). Klik tanda ... untuk menentukan lokasi penyimpanan ADK setelah itu klik “Proses Kirim Data” dan “Cetak”

Cetak dan Kirim

  • Selesai

 

  1. Kalau masih bingung, silakan dibaca dan dicoba lagi. Atau pakai cara lainnya yakni melalui unduh data koreksi pada Aplikasi OM-SPAN.

Caranya:

  • Login ke dalam Aplikasi OM-SPAN menggunakan user & password yang telah diberikan

Login OM SPAN

  • Pilih “MODUL PENERIMAAN” dan klik “KONFIRMASI PENERIMAAN”

Modul Penerimaan

  • Setelah itu masukkan NTPN yang benar dan klik “KIRIM”

Masukkan NTPN

  • Setelah muncul, centang pada kotak kecil di kolom “PILIH (KOREKSI)” kemudian klik “UNDUH” untuk mengunduh ADK koreksi dimaksud dalam format .txt
  • Buka file ADK tersebut dan lakukan edit seperlunya.

Edit ADK

Yang perlu diperhatikan adalah untuk baris pertama atau baris Data Original (O) jangan diubah. HARAM hukumnya mengubah segmen pada baris Data Original. Biarkan apa adanya. J

Ubahlah pada baris kedua atau baris Data Correction (C). Sesuai contoh kita akan mengubah segmen Akun dari Akun Suspend 498111 menjadi 423957.

Pada baris Data Correction (C) selain segmen Akun yang perlu diubah juga segmen Dana. Kalau untuk SSBP ubah menjadi D000000001 dari yang semula tertulis 0000000000.

  • Selesai

 

Selanjutnya kirim ADK koreksi tersebut ke KPPN. Bisa dikirim via email ke alamat kppn180@gmail.com atau diserahkan via media flashdisk bersamaan pada saat mengantar surat permintaan koreksi beserta lampirannya.

 

Format surat permintaan koreksi, SPTJM dan rincian data koreksi bisa diunduh di sini.

Surat Permintaan Koreksi

SPTJM

Rincian Data Koreksi

 

Salam Transformasi!

KPPN Marisa